Tuesday, July 7 2026
Berilmu dan Beramal
  • PENGURUS
  • SAMBUTAN KETUA
  • SEJARAH
  • KONTAK
  • LEGALITAS
  • MISI, VISI & LOGO
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE
Berilmu dan Beramal
No Result
View All Result

TERHEMPAS

24/11/2008
in PUISI
A A
ShareTweetSendScan

terhempas

Ketika semua nafas telah dilempar

Artikel Terkait

KOPIPEDE

KOPIPEDE

27/10/2019

PENGEMBARA BUMI JANGGALA

06/01/2018

GENTALA TAK BERTUAN

14/07/2017

PARA PENYEMBAH

03/06/2016

Melalui rongga terdalam

Semua udara seakan tak lagi tersisa

Hanya nyawa yang mungkin masih menyala

Semua terhempas

Terlepas tapi masih berat menimpa

Ada asa yang tak tertunaikan

Ada mimpi yang tak tergapai

Ada ingin yang tak kau beri

Ada rindu yang tak kau terima

Ada semua ada di dadaku

Ia ada dan terhempas walau tak lepas

Aku tau, ini belum saatnya matahari terbit

Belum saatnya mawar dipetik

Ia baru bisa ku cium dikelopaknya yang gagah nan cantik

Ia merekah karena ingin dipelihara

Ia mengembang karena ingin di jaga

Ia merona karena ingin disiram

ia menguji keikhlasanmu untuk dirinya, untuk dicinta

bukan kelopak yang merah, atau duri yang tajam, bukan pula daun yang hijau

tapi akar yang menghujam di dalam sana,

itu yang harus ku jaga agar ia tak layu.

Tapi hari beranjak senja menelusuri masa

Aku belum jua berangkat mengayuh perahu ke laut nan lepas

Aku ternyata masih dipantai bermain ombak,

Ombak yang aku kira adalah ombak laut

Tapi ternyata hanya ombak pantai,

Ombak kecil yang telah membuat aku terlena

Ombak kecil yang telah membuat aku sering kecewa

Aku coba menentukan dermaga untuk ku berlabuh

Tapi aku belum berlayar

Aku impikan ombak laut nan besar dan menantang

Tapi aku masih disisi pantai bersama pasir dan angin sepoi

Alu siapkan jiwa dan raga tuk arungi samudra

Tapi aku belum punya apa-apa

Kini aku terhempas

Terlepas tapi tak bebes

Entah mana mawar yang kan ku bawa berlayar

Mengarungi samudra bertahta ombak dan badai

Segala masih dalam genggaman Mu

Ku kecewa buka karena mawar yang menggoda

Atau angin laut yang membelai mesra

Atau ombak yang menantangku berlaga

Aku kecewa karena aku belum memulai dan terhempas di tepi asa.

Malaysia, 25 November 2008 (05.07)

(Foto di ambil di http://akuseorangwanita.blogspot.com)

Next Post

TITAH RAMADHAN

Bang Zul For Presiden

Siapa Bilang di Malaysia Tidak ada Pengemis

Discussion about this post

About Me

Horrison Rose

Passionate Blogger

Hello & welcome to my blog! My name is Mocha Rose and I'm a 20-year-old independent blogger with a passion for sharing about fashion and lifestyle.

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Popular

Jambi kehilangan Tokoh Kharismatik.

2 years ago

IDUL FITRI: Kembali Menyatu Pasca Pemilu

2 years ago

HARI GINI MASIH ABS?: BANGUNLAH ‘SUPER TEAM’

2 years ago

Tanggapan Pers:

2 years ago
Berilmu dan Beramal

© 2019 Yaqin - Komplek Bahri Makmur Blok J, No 6, RT 22/03, Jaluko – Muaro Jambi – Jambi – Indonesia. Kode Pos 36361. Developed by Ara.

  • Disclaimer
  • Kontak
  • Legalitas
  • Misi, Misi & Logo
  • Pedoman
  • Pengurus
  • Sambutan Ketua
  • Sejarah

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE