Tuesday, July 7 2026
Berilmu dan Beramal
  • PENGURUS
  • SAMBUTAN KETUA
  • SEJARAH
  • KONTAK
  • LEGALITAS
  • MISI, VISI & LOGO
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE
Berilmu dan Beramal
No Result
View All Result

Kampungku Kini, Payah…

17/12/2008
in PUISI
A A
ShareTweetSendScan

Kampungku Kini, Payah…

Artikel Terkait

KOPIPEDE

KOPIPEDE

27/10/2019

PENGEMBARA BUMI JANGGALA

06/01/2018

GENTALA TAK BERTUAN

14/07/2017

PARA PENYEMBAH

03/06/2016

Batang Hari masih mengalir

Ke hilir hingga ke bibir Laut Selatan

Tapi kini tak lagi tenang

Tak lagi deras ke tepi

Budak-budak kecil tak lagi mandi kali

Karena sibuk menyaksikan lakon dari Jakarta

Menekan tombol-tombol buatan penjajah, Jepang

Play Station kata mereka, bukan gasing atau patuk lele

Zaman telah memutar semua langkah

Meninggalkan semua yang dianggap gabah

Adat kini telah lekang oleh panas

Budaya kini sudah lapuk karena hujan

Yang dianggap agung segala yang datang dari penjajah.

Kalian salah, payah…!

Pemimpin tidak lagi membawa tuah

Mereka busuk dan serakah

Di ujung mimbar pengadilan yang tak adil

Pemimpin korup baru saja dilepas

Karena palu pengdilan telah dibalut uang

Semangat pengecara dibungkus harga

Membara memperjuangkan angkara murka

Jubah hakim berjuntai budi dan upeti

Payah…!

Tawa ria memecah suka para terdakwa

”horeee kami bebas tak terbuki…

uang kami timbun hingga mati”

Tangis bengis tak berdaya di ujung rimba

Anak kampung lara tak sekola

Tak ada biaya, tak ada harta

Payah…

Kampungku kini, payah…

Telah menjadi puing-puing bangkai sejarah

Pemimpin serakah

Mengisap darah dan nanah

Orang kampung bermandi susah

Menanti ajal yang mendesah

Payah….!

Malaysia, 17 Desember 2008

(untuk 12 anggota DPRD Tebo yang diponis bebas)

Next Post

Melayu Jambi Tak Terbilang

Menunggu Kelabu

Ketika Senja Menjelma

Discussion about this post

About Me

Horrison Rose

Passionate Blogger

Hello & welcome to my blog! My name is Mocha Rose and I'm a 20-year-old independent blogger with a passion for sharing about fashion and lifestyle.

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Popular

Jambi kehilangan Tokoh Kharismatik.

2 years ago

IDUL FITRI: Kembali Menyatu Pasca Pemilu

2 years ago

HARI GINI MASIH ABS?: BANGUNLAH ‘SUPER TEAM’

2 years ago

Tanggapan Pers:

2 years ago
Berilmu dan Beramal

© 2019 Yaqin - Komplek Bahri Makmur Blok J, No 6, RT 22/03, Jaluko – Muaro Jambi – Jambi – Indonesia. Kode Pos 36361. Developed by Ara.

  • Disclaimer
  • Kontak
  • Legalitas
  • Misi, Misi & Logo
  • Pedoman
  • Pengurus
  • Sambutan Ketua
  • Sejarah

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE