Tuesday, July 7 2026
Berilmu dan Beramal
  • PENGURUS
  • SAMBUTAN KETUA
  • SEJARAH
  • KONTAK
  • LEGALITAS
  • MISI, VISI & LOGO
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE
Berilmu dan Beramal
No Result
View All Result

Guling itu gundiknya Orang Belanda… Hayo, hehehe….

05/11/2010
in MOTIVASI
A A
ShareTweetSendScan


……

Artikel Terkait

PEMILIHAN REKTOR UIN STS JAMBI: Saatnya Menjadi Akademisi Sejati

27/07/2023

ANDA JUGA KORBAN NARKOBA: FENOMENA GUNUNG ES

26/10/2021

COVID 19: SAATNYA INGAT MATI

04/08/2021

NILAI-NILAI QURBAN

04/08/2021

“Tahu kalian apa sebab di dalam asrama tidak boleh ada guling?” ia tertawa senang dengan pertanyaannya sendiri.

“Nah, dengarkan baik-baik aku ceritai. Guling, yang kalian sukai di ranjang itu, takkan kalian temukan di negeri-negeri lain di dinuia. Setidak-tidaknya begitu cerita mamahku. Tak tahulah sepuluh tahun mendatang*. Pribumi Hindia belum lagi lama menggunakannya. Meraka hanya meniru-niru orang Belanda. Apa keenakan yang datang dari Belanda serta merta ditiru orang terutama priyayi berkepala kapuk itu. Inggris mengertawakan kebiasaan berguling.

“Cuma sedikit orang Belanda datand ekmari membawa perempuan,” ia meneruskan. “Juga orang-orang Eropa lainnya. Di sini mereka terpaksa menggundik. Tapi orang Belanda terkenal sangat pelit. Mereka ingin pulang ke negerinya sebagai orang berada. Mereka banyak juga yang taj mau menggundik. Sebagai pengganti menggundik mereka membikin guling – gundik yang tak dapat kentut itu. Hai, kau, Kleoooo, pernah kau temui guling dalam sastra Jawa lama? Tak bakal ada. Dan, kau, Sutan, ada kata-kata itu dalam sastra Melayu? Nol besar. Memang tidak ada. Itu memang bikinan belanda tulen – gundik tak berkentut. Dutch Wife. …Dan tahu kalian orang pertama-tama yang menamainya? Raffles, Letnatn Gubernur Jenderal Hindia”….

————————

Dikutif dari Novel “Jejak Langakah” karya Pramoedya Ananta Toer (2006).

Baca juga versi tesisnya segera terbit “Awakening the Nation: The Role of the Press in Nation Building in Pramoedya Ananta Toer’s Footsteps”

*padahal lagi pusing tujuhkeliling dibuat novel ini. Tapi bukan tetang gulingnya hehehe…..

**wah sekarang sudah banyak pabrik guling hehehe… Belanda telah berhasil memperbanyak ‘isteri’ dan ‘anak’ keturunannya’ di bumi pertiwi ini. Siapa bilang kita bisa lepas dari pengaruh Belanda? Berani tidur gak pake guling? Hehehee…



Next Post

"JEJAK LANGKAH" karya Pramoedya Ananta Toer

PUISI UNTUK MERAPI

FAKTA VERSUS SEJARAH

Discussion about this post

About Me

Horrison Rose

Passionate Blogger

Hello & welcome to my blog! My name is Mocha Rose and I'm a 20-year-old independent blogger with a passion for sharing about fashion and lifestyle.

Instagram

    Please install/update and activate JNews Instagram plugin.

Popular

Jambi kehilangan Tokoh Kharismatik.

2 years ago

IDUL FITRI: Kembali Menyatu Pasca Pemilu

2 years ago

HARI GINI MASIH ABS?: BANGUNLAH ‘SUPER TEAM’

2 years ago

Tanggapan Pers:

2 years ago
Berilmu dan Beramal

© 2019 Yaqin - Komplek Bahri Makmur Blok J, No 6, RT 22/03, Jaluko – Muaro Jambi – Jambi – Indonesia. Kode Pos 36361. Developed by Ara.

  • Disclaimer
  • Kontak
  • Legalitas
  • Misi, Misi & Logo
  • Pedoman
  • Pengurus
  • Sambutan Ketua
  • Sejarah

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • BERITA
  • PENDIDIKAN
  • SANTUNAN
  • DONASI
  • MOTIVASI
  • INSPIRASI
  • PUBLIKASI
  • TRAINING CENTER
    • PENAWARAN
    • KEGIATAN
    • AGENDA
  • KREATIVITAS
    • CERPEN
    • PUISI
  • MATERI DAKWAH
  • PROFILE